Cara Menghitung Kapasitas Mesin Sepeda Motor

Cara menghitung kapasitas mesin volume silinder perbandingan kompresi kecepatan piston torsi dan tenaga pada sepeda motor


Perhitungan Fisika juga diperlukan ketika kita mempelajari tentang sepeda motor dan komponen utama sepeda motor. Kemudian bagaimana cara menghitung; kapasitas mesin, volume silinder, perbandingan kompresi, kecepatan piston, torsi, tenaga, korelasi antara mesin dan kecepatan motor pada tiap posisi gigi dan daya dorong roda belakang dari sepeda motor.

Cara Menhitung Kapasitas Mesin Sepeda Motor

Kapasitas mesin atau yang sering disebut volume langkah ditunjukkan oleh volume yang terbentuk pada saat piston bergerak keatas dari TMB ke TMA. Volume langkah dihitung dan diberi satuan cc (cm3). Dibawah ini rumus cara menghitung kapasitas mesin sepeda motor:

Vlangkah = Volume langkah (cc)
D = diameter silinder (mm)
S = langkah piston (mm)

Cara Mengitung Volume Silinder Sepeda Motor

Volume silinder adalah jumlah total dari pertambahan antara volume langkah dengan volume ruang bakar.

Vs = Vl + Vc

Vs= Volume silinder (cc)
Vl = Volume langkah (cc)
Vc= Volume ruang bakar (cc)

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi Sepeda Motor

Perbandingan kompresi adalah perbandingan volume silinder dengan volume kompresinya. Perbandingan kompresi berkaitan dengan volume langkah.

Sebagai contoh perbandingan kompresi untuk sepeda motor berkisar antara 8 : 1 dan 9 : 1. ini artinya selama lankgah kompresi muatan yang ada di atas piston dimampatkan 8 kali lipat dari volume terakhirnya. Makin tinggi perbandingan kompresi, maka makin tinggi tekanan dan temperatur akhir kompresi.

E = Vs + Vc /  Vc
E = perbandingan kompresi
Vs = volume silinder
Vc = Volume ruang bakar

Cara Menghitung Kecepatan Piston Sepeda Motor

Pada saat mesin berputar, kecepatan Piston di TMA dan TMB adalah nol dan pada bagian tengah lebih cepat, oleh karenanya kecepatan piston diambil rata - rata.

Dari TMB, piston akan bergerak kembali keatas karena putaran poros engkol, dengan demikian pada 2x gerakan piston, akan menghasilkan 1 putaran poros engkol, jika poros engkol membuat N putaran, maka piston bergerak 2LN. Karena dinyatakan dalam detik maka dibagi 60.

V = 2LN/60 = LN/30
V = Kecepatan Piston rata-rata
L = Langkah (m).
N = Putaran mesin (rpm).

Cara Menghitung Torsi Sepeda Motor

Gaya tekan putar pada bagian yang berputar disebut Torsi, sepeda motor digerakan oleh torsi dari crankshaft. Makin banyak jumlah gigi pada roda gigi, makin besar torsi yang terjadi. Sehingga kecepatan direduksi menjadi separuhnya.

Torsi = gaya x jarak


your ads here

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry
Creative Commons License
Blog Article by Blogger Wuryantoro is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License . Based on a work at Cara Menghitung Kapasitas Mesin Sepeda Motor . Permissions beyond the scope of this license may be available at http://infowuryantoro.blogspot.com/ .

comments for " Cara Menghitung Kapasitas Mesin Sepeda Motor "

PING