HIDROKARBON ::: Senyawa Hidrokarbon

Salah satu bahan utama plastik berupa senyawa hidrokarbon. Hidrokarbon banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai benda, tetapi hidrokarbon tersebut bereaksi dulu dengan zat lain sehingga membentuk senyawa-senyawa yang dapat langsung digunakan misalnya sebagai bahan pembuatan kain, pupuk, obat-obatan, zat aditif, dan bahan untuk hiasan.

Senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar umumnya berupa hasil distilasi dan cracking minyak bumi seperti gas metana, etena, dan etuna juga hidrokarbon aromatik seperti benzena.

  1. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan

    Bahan makanan merupakan keperluan hidup manusia di bidang pangan. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam bahan makanan masing-masing mempunyai fungsi bagi tubuh manusia, misalnya karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Karbohidrat bukan termasuk senyawa hidrokarbon karena selain mengandung unsur C dan H juga mengandung unsur oksigen, misalnya glukosa dengan rumus C6H12O6. Senyawa ini merupakan bahan alami, dapat diambil langsung dari tanaman. Senyawa karbon lainnya yang terdapat dalam makanan yaitu protein dan lemak.
  2.  Senyawa hidrokarbon dibidang pangan berperan dalam penyediaan makanan, untuk memasak bahan makanan digunakan bahan dasar minyak tanah atau LPG.
    Sekarang banyak makanan dan minuman yang dikemas dengan citarasa dan aroma yang beraneka ragam serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Pada makanan ini telah ditambahkan berbagai zat aditif makanan. Bahan dasar zat aditif ada yang berasal dari hidrokarbon yaitu benzena yang mempunyai rumus C6H6.
    Zat aditif yang berasal dari senyawa hidrokarbon misalnya pemanis sakarin dan sodium siklamat, keduanya mengandung bahan dasar benzena C6H6. Bahan pengawet lainnya yang mengandung bahan dasar senyawa turunan benzena yaitu natrium benzoat yang biasa digunakan untuk pengawet manisan buah dan minuman. Senyawa ini merupakan senyawa hidrokarbon aromatik yang bentuknya siklik, tak jenuh, dan berbahaya.

  3. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang

    Untuk keperluan sandang senyawa hidrokarbon mulai digunakan untuk mengganti bahan alam seperti kapas, sutra, dan wool. Bahan pakaian sintetis harganya lebih murah dan dapat diproduksi secara besar-besaran dalam waktu singkat. Produk ini termasuk polimer yang dibuat dari berbagai senyawa hidrokarbon molekul kecil yang disebut monomer.

    Bahan sandang sintetis umumnya merupakan polimer dari beberapa senyawa kimia yang bahan dasarnya adalah senyawa hidrokarbon yaitu metana, etena, butena, juga benzena. Hidrokarbon tersebut direaksikan dengan zat lain untuk menghasilkan monomer-monomer yang mengandung oksigen dan mengandung nitrogen kemudian monomer-monomer dipolimerisasikan menjadi senyawa polimer yang berupa serat atau benang. Serat atau benang tersebut diolah menjadi kainkain yang digunakan sebagai bahan sandang.
  4. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan

    Umumnya bahan bangunan seperti semen, bata, dan kayu bukan dari senyawa hidrokarbon. Semen dibuat dari campuran batu kapur, tanah liat, pasir, dan senyawa lainnya. Bahan bangunan yang dibuat dari senyawa hidrokarbon antara lain cat dan kaca plastik atau fiberglas. Cat ada yang bahan dasarnya metana, etena, dan butena. Selain cat, bahan bangunan lain ada yang dibuat dari macam-macam polimer hidrokarbon, misalnya daun pintu, atap plastik, bak mandi, dan pipa-pipa air.
  5. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan

    Berbagai produk industri banyak diperdagangkan untuk berbagai keperluan sehari-hari misalnya barang-barang dari plastik, pupuk, pestisida, detergen, karet sintetis, dan obat-obatan. Semua bahan ini dibuat dari zat-zat kimia yang diolah di pabrik secara besar-besaran. Plastik ternyata ada yang bahan dasarnya gas metana, etena, dan propena. Plastik yang paling banyak produknya adalah politena atau poletilena. Pembuatannya melalui proses polimerisasi adisi, yaitu penggabungan monomermonomer etena yang berikatan rangkap dan berwujud gas sehingga terbentuk polimer yang ikatan antara C dan C nya tunggal dan berwujud padat.

    Sebetulnya obat sudah ditemukan sejak dulu. Dahulu obat dibuat dari bahan alami, misalnya akar tanaman dan daun. Sekitar tahun 1800 obat-obatan dari senyawa kimia mulai diproduksi, misalnya ahli kimia Perancis Charles Frederie Gerhard tahun 1853 membuat aspirin sebagai penahan sakit dengan struktur kimia. Bahan dasar aspirin dapat berupa etena dan benzena. Tahun 1950 diproduksi lagi obat penahan sakit yaitu paracetamol. Sampai saat ini paracetamol banyak digunakan.

  6. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika

    Lukisan umumnya dibuat dari cat yang sebagian komponennya berasal dari senyawa hidrokarbon. Benda seni lainnya banyak dibuat dari plastik seperti patung-patung, aksesoris, bunga-bungaan, atau buah-buahan. Pembuatan bahan-bahan dari senyawa hidrokarbon ini setelah melewati berbagai proses atau reaksi kimia di pabrik-pabrik. Mengingat senyawa hidrokarbon ini merupakan hasil distilasi minyak bumi maka penggunaannya harus sangat bijaksana karena minyak bumi ini termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

  1. Senyawa hidrokarbon dapat diolah menjadi senyawa karbon yang langsung dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai reaksi dengan zat lain atau reaksi polimerisasi.
  2. Di bidang pangan senyawa hidrokarbon kurang berperan kecuali sebagai bahan bakar memasak makanan dan bahan dasar beberapa zat aditif makanan.
  3. Di bidang sandang banyak bahan pakaian dibuat dari bahan dasar hidrokarbon metana, etena, dan butena. Jenis kain yang dihasilkan contohnya serat akrilik, dakron, orlon, dan nilon.
  4. Di bidang papan senyawa metana, etena, dan propena merupakan bahan dasar pembuatan cat, pipa paralon, dan jenis plastik untuk kaca, pipa air, dan seng plastik.
  5. Di bidang perdagangan senyawa hidrokarbon yang banyak dijual yaitu produk plastik, obat-obatan, detergen, pestisida, dan pupuk. Plastik yang terkenal adalah polietilena yang merupakan polimer dari etena. Dari metana dihasilkan melamin, dari propena dihasilkan polipropilen. Obat yang bahan dasarnya etena dan benzena adalah aspirin.
  6. Di bidang seni dan estetika senyawa yang banyak digunakan adalah cat. Karya seni lainnya banyak dibuat dari polietilen dan akrilik.
your ads here

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry
Creative Commons License
Blog Article by Blogger Wuryantoro is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License . Based on a work at HIDROKARBON ::: Senyawa Hidrokarbon . Permissions beyond the scope of this license may be available at http://infowuryantoro.blogspot.com/ .

comments for " HIDROKARBON ::: Senyawa Hidrokarbon "

PING

PING  |  PING  |  PING